Menurut Al-Qur’an hari akhir disebut juga “ Yaumul Qiyamah” (hari kiamat). Kiamat menurut bahasa berarti membangkitkan atau kehancuran, maksudnya manusia dibangkitkan dari alam kubur dan hancurnya alam semesta. Sedangkan, menurut istilah hari kiamat adalah hari kebangkitan manusia dari alam kubur ke alam akhirat untuk menerima pengadilan dari Allah S.W.T.
Al-Qur’an surat Al-Hajj ayat 7:
B. Macam-macam kiamat
1. Kiamat Sugra
Kiamat Sugra disebut juga “kiamat kecil” yaitu terjadinya merusaknya sebagian alam
Contoh :
a). Bencana alam
b). Gunung meletus
c). Banjir
d). Kebakaran hutan
e). Meninggalnya manusia
2. Kiamat Kubra
Kiamat Kubra disebut “juga kiamat basar” yaitu hancurnya seluruh alam semesta dengan segala isinya yang dimulai dengan tiupan pertama sangkakala oleh malaikat Israfil.
C. Tanda-tanda Kiamat
1. Tanda-tanda kiamat kecil, antara lain:
• Pemimpin yang terdiri dari orang yang jahil dan fasik
• Banyak perjudian, minuman keras dan perzinahan.
• Lenyapnya ilmu pengetahuan dan meletusnya bebodohan.
• Banyak orang yang bersedekah keliling, tapi tidak ada yang menerima.
• Waktu berjalan amat pendek.
• Orang hina mendapat kedudukan terhormat
• Bulan sabit kelihatan besar[
• Banyak wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya telanjang
• Negara Arab menjadi padang rumput dan sungai
• Manusia mewarnai rambut di kepalanya dengan warna hitam supaya kelihatan muda
2. Tanda-tanda Kiamat Besar, antara lain :
• Keluar sejenis binatang dari perut bumi yang digelar Dabbatul Ardhi.
• Lahirnya Dajjal.
• Keluar asap tebal.
• Turunnya Nabi Isa a.s.
• Kemunculan Imam Mahdi.
• Matahari terbit dari ufuk barat.
• Keluarnya suku Yakjuj dan Makjuj.
• Diangkat al-Quran dan perkara-perkara yang baik
• Runtuhnya Ka'abah
• Terdengar tiupan sangkakala pertama.
• Ada azan tak di jawab
• 3 kali gempa bumi, sekali di timur, sekali di barat, dan yang ketiga di Semenanjung Arab.
D. Peristiwa yang berkaitan dengan hari akhir
1. Yaumul Barzah
Alam barzah disebut juga “alam kubur” yaitu alam yang menjadi batas antara alam dunia dengan alam akhirat.
Didalam barzah, ruh mengalami beberapa peristiwa, yaitu sebagai berikut :
a). Pemeriksaan malaikat Munkar dan Nakir.
Setiap manusia akan diperiksa ke imannannya terutama yang pertama-tama diperiksa adalah sholat wajib 5 (lima) waktu.
Hadist Nabi SAW :
b). Nikmat dan Siksa Kubur
Jika kita beriman dan termasuk orang baik, maka di dalam kubur akan mendapatkan nikmat kubur yang sangat menyenangkan daripada nikmat duniawi, sedangkan sebaliknya bagi orang yang tidak beriman kepada Allah SWT, siksa kubur praneraka yang pedih sudah menanti di depan mata.
2. Yaumul Ba’ast
Yaumul Ba’ast artinya hari kebangkitan, yaitu kebangkitan manusia dari alam kubur menuju alam Mahsyar. Maksudnya adalah hari dibangkitkannya seluruh manusia yang pernah hidup di dunia baik yang tua, muda, besar, kecil, hidup di zaman Nabi Adam as, baru lahir saat kiamat, dsb akan bangkit kembali dari mati untuk kemudian dihitung amal perbauatannya selama hidup di dunia. Seluruh manusia akan bangkit kembali dengan jasad atau tubuh ketika masih muda dengan raut yang wajah berbeda-beda sesuai amal perbuatannya.
3. Yaumul mahsyar
Yaumul mahsyar adalah tempat dikumpulkannya seluruh manusia dan makhluk hidup lainnya dari awal zaman hingga akhir jaman untuk dilakukan hisab atau peradilan tuhan yang sejati pada yaumul hisab. Selanjutnya akan diberangkatkan ke jembatan shirotol mustaqim untuk disortir mana yang masuk surga dan mana yang masuk neraka. Yang terjatuh di neraka akan menjadi penghuni neraka baik yang kekal abadi maupun yang hanya sementara hingga segala dosa-dosanya yang tidak terlalu berat itu termaafkan.
Dalil Naqli Surat A-Baqarah ayat 203:
4. Yaumul Mizan
Mizan adalah timbangan amal dialam akhirat yang belum pernah kita lihat dan tidak dapat kita bayangkan bagaimana bentuknya, karena hanya Allah yang Maha Mengetahui. Oleh karena itu, Yaumul Mizan adalah hari penimbangan amal yang sekecil-kecilnya, sampai yang sebesar-besarnya, tidak ada yang tersembunyi dan tertinggal.
Al-Qur’an surat Al-Zalzalah ayat 7-8:
E. Bukti-Bukti Hari Akhir:
Sekalipun peristiwa ini sangat mengherankan orang-orang kafir bahkan mereka mengingkari adanya kebangkitan dan segala peristiwa-peristiwa yang harus dijalani manusia. Asumsi mereka sangat keliru karena bukti-bukti hari akhir dapat dibuktikan secara syar’iyyah, ‘aqliyyah dan indrawi. Diantaranya:
1. Bukti syar’iy (agama) (64:7)
2. Bukti Indrawi. Telah diperlihatkan peristiwa-peristiwa yang menakjubkan didunia ini :
• Peristiwa pembunuhan yang dipermasalahkan oleh Bani Israil, dihidupkan kembali oleh Allah SWT hanya dengan perantaraan daging sapi yang dipukulkan ke tubuh orang yang terbunuh (2:72,73 )
• Peristiwa Nabi Ibrahim dan burung-burung yang dicincangnya kemudian diletakkan ditiap-tiap bagian di atas bukit lalu Allah berfirman : “ Panggillah! Niscaya mereka datang kepadamu dengan segera” (2:260). Pendapat ini menurut Ath Thobari Dan Ibnu Katsir.
3. Bukti logika (aqliyah). Perhatikanlah lingkungan yang ada di sekitar yang ada kalanya tanam-tanaman di sekitar menguning, kering lalu mati. Setelah beberapa hari hujan turun kembali tumbuh dan menghijau seperti semula.
F. Pengertian Iman Kepada Hari Akhir
Iman kepada hari akhir adalah masalah yang esensial dalam kehidupan ini untuk menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih sempurna. Dengan iman kepada hari akhir secara benar kita terhindar dari tiga hal di bawah ini :
1. Hidup di dunia seperti hewan yang tidak mengerti hikmah kejadiaannya.
2. Tiadanya perhatian dan kepedulian kecuali hanya keduniaan semata-mata, berusaha dengan segala kemampuan untuk meraih kedudukan di sisi manusia dan melupakan akan pedihnya azab Allah SWT.
3. Tidak sempurna Islam dan Iman seseorang tanpa meyakini kebenaran hari akhir.
G. Fungai Iman Kepada Hari Akhir
1. Menyadarkan manusia, bahwa alam akan rusak atau binasa. Maksudnya, bahwa kehidupan didunia yang fana ini sangat pendek jika dibandingkan dengan kehidupan diakhirat yang kekal.
Contoh sebab-sebab yang memungkinkan dunia binasa :
a) Matahari yang berangsur-angsur berkurang panas sehingga akhirnya menjadi beku menyebabkan kemusnahan pada Tata Surya.
b) Matahari atau bumi terkena benturan bintang-bintang lain seperti komet berekor yang sangat dahysat sehingga keseimbangan daya tarik menarik planet menjadi rusak secara keseluruhan
2. Dapat mengetahui tujuan hidup yang sebenarnya.
Maksudnya, dengan beriman kepada hari akhir maka kita akan dapat menentukan tujuan hidup yang sebenarnya, yaitu beribadah kepada Allah SWT.
3. Menumbuhkan sikap penuh optimis.
Maksudnya, bahwa orang yang beriman kepada hari akhir, akan selalu berusaha dengan sekuat tenaga dengan jalan yang benar untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik.
4. Memperoleh nilai ganda
Maksudnya, bahwa dengan beriman kepada hari akhir, maka akan mendapatkan nilai ganda
5. Menyadari manusia, bahwa kehidupan dunia merupakan jembatan menuju alam baqa’
Maksudnya, bahwa baik buruknya kehidupan di akhirat kelak, sangat ditentukan oleh baik buruknya kehidupan dunia sekarang ini.
H. Pengaruh Iman Kepada Hari Akhir:
1. Dengan iman kepada hari akhir senantiasa memotivasi untuk beramal kebajikan dengan ikhlas mengharap ridho Allah semata.
2. Senantiasa pula membendung niat-niat yang buruk apalagi melaksanakannya.
3. Menjauhkan diri dari asumsi-asumsi yang mengkiaskan apa yang ada di dunia ini dengan apa yang ada di akhirat.
I. Hal-Hal Yang Wajib Diimani Sehubungan Dengan Hari Akhir:
1. Fitnah Kubur
2. Kiamat dan tanda tandanya.
3. Kebangkitan.
4. Berkumpul.
5. Perhitungan.
6. Shirath (Jembatan )
7. Surga dan Neraka.
J. Hikmah Iman Kepada Hari Akhir:
1. Adanya rasa kebencian yang dalam kepada kema’siatan dan kebejatan moral yang mengakibatkan murka Allah di dunia dan di akhirat.
2. Menyejukkan dan menggembirakan hati orang-orang mukmin dengan segala kenikmatan akhirat yang sama sekali tidak dirasakan di alam dunia ini.
3. Senantiasa tertanam kecintaan dan ketaatan terhadap Allah dengan mengharapkan mau’nah Nya pada hari itu.
Masyarakat tidak perlu terpancing dengan isu kiamat 2012. Sebab, berdasarkan kajian ilmiah, isu ini tidak memiliki dasar sains. Fenomena alam yang mungkin terjadi tahun itu hanya badai matahari.
"Isu kiamat 2012 adalah pseudoscience (tidak mengikuti metode ilmiah). Ada yang mengaitkannya dengan kemunculan Planet Nibiru, ada juga komet besar, yang secara astronomi sebetulnya tidak eksis," ujar Thomas Djamaluddin, profesor astronomi-astrofisik dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dalam acara Press Tour.
Lebih lanjut ia menjelaskan, satu-satunya kemungkinan bencana alam akibat kondisi antariksa pada 2012 adalah badai antariksa yang dipicu badai matahari. "Tetapi, kita pun tidak perlu khawatir. Belum tentu badai yang terjadi bisa mengarah langsung ke bumi karena bumi terus berputar," tuturnya.
Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Sri Kaloka yang ikut hadir menjelaskan kepada wartawan bahwa isu kiamat 2012 berangkat pada mitos ramalan kalender Suku Maya. Namun, ia membenarkan kemungkinan terjadinya badai matahari yang besar pada tahun itu.
"Puncak aktivitas matahari yang kini ada di siklus 24 ini awalnya diperkirakan terjadi pada 2012. Namun, kemudian bergeser pada 2013 karena aktivitas matahari sekarang masih minim. Tetapi, karena ini terkait dengan statistik, masih terjadi perdebatan," katanya.
Ia menjelaskan, puncak siklus matahari yang ditandai dengan banyaknya bintik hitam di permukaan matahari dapat memicu kemunculan lidah-lidah api (corona mass ejection) yang membawa partikel-partikel berenergi tinggi. Jika sampai ke bumi, partikel ini dapat mengganggu magnetosfer hingga ionosfer di bumi.
"Dampaknya, dapat merusak satelit, alat komunikasi, dan kelistrikan di bumi. Lontaran partikel miliaran ton juga bisa memengaruhi pola medan magnet di bumi. Ada makalah di Jerman yang menyebutkan, burung dara terganggu karena mereka memiliki navigasi yang terkait medan magnet di bumi," paparnya.
Kasus konkret akibat pengaruh badai matahari terjadi pada 2003. Ketika itu, banyak satelit yang kehilangan kontak dan tidak berfungsi. "Ketika itu Lapan mencatat terjadinya penurunan fungsi telekomunikasi di Tanah Air. Gelombang radio tinggi pun putus," ungkap Thomas. Diamati pelajar
Kepala Bidang Matahari dan Antariksa Lapan Clara Yono Yatini menambahkan, aktivitas yang unik pada matahari kerap menjadi bahan menarik untuk film sains fiksi. Sebagai contoh mengenai materi neutrinos dari matahari yang di film 2012 menjadi sumber petaka.
"Neutrinos ini kan biasa muncul dari matahari, tidak perlu harus ketika badai. Tidak seperti di film, materi yang tidak bermuatan dan tidak bermassa dan ditangkap di tanah ini semestinya tidak sampai mendidihkan magma," katanya.
Terlepas dari pro-kontra soal kepastian munculnya badai matahari ini, Lapan menyiapkan sistem peringatan dini bahaya cuaca antariksa ekstrem. Sistem ini dapat dilihat di ruang pengamatan yang baru digunakan setahun terakhir ini.
Ruang pengamatan ini bisa dilihat masyarakat luas, khususnya pelajar. Baru-baru ini Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa juga meluncurkan buku Fenomena Cuaca Antariksa yang di dalamnya juga menyinggung isu kiamat 2012.


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact